Blogs masih dalam proses pembuatan harap dimaklumi

Rabu, 11 Juni 2014

Kampanye dibandung Jokowi main Bola


Kehadiran kampanye Capres Jokowi di Bandung disambut sangat antusias warga. 
Sejumlah warga dan awak media tampak antusias mengabadikan momen Jokowi menendang bola









 Capres Jokowi bersalaman dengan Seniman Bandung, Tisna Sanjaya. 

Ini alasan Agum Gumelar dukung Jokowi

Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI/Polri Jenderal (Purn) Agum Gumelar menegaskan akan memilih calon presiden Joko Widodo. Menurutnya, Jokowi tidak pernah sekali pun menjelek-jelekkan gubernur sebelumnya dan konsisten melanjutkan pembangunan Jakarta.

"Pemimpin ke depan adalah pemimpin yang bisa menjadi pelayan masyarakat, bukan pemimpin yang arogan," katanya dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi, Selasa (10/6).

Sebelumnya, Agum menjawab beberapa pertanyaan tentang kebenaran isi salinan surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira tentang rekomendasi pemecatan Prabowo Subianto. Salinan surat itu beredar luas di media sosial.

Dikesempatan berbeda, Mantan Wakil Panglima ABRI Letnan Jenderal (Purn) Fachrul Razi membenarkan substansi surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang beredar luas di media sosial. Awalnya, stafnya menunjukkan salinan surat yang beredar tersebut.

"Kalau saya lihat substansinya betul adanya demikian. Tapi teks secara keseluruhan valid atau tidak, saya tidak ingat lagi," katanya.

Dia menambahkan, internal DKP sebenarnya ingin menggunakan kata-kata "pemecatan" dalam surat keputusan tersebut. Namun, dengan berbagai pertimbangan, DKP akhirnya sepakat memakai kata "pemberhentian dari dinas keprajuritan" dalam surat keputusan yang dibuat pada 21 Agustus 1998

"Pertimbangannya, pada saat itu beliau masih mantu Pak Harto. Alangkah tidak elok kalau kita sebut kata-kata seperti itu sehingga teman-teman sepakat pakai kata pemberhentian dari dinas keprajuritan," ungkap Fachrul. 


Jokowi sudah lama mau ke Sinabung, tapi takut disebut pencitraan

Calon presiden Joko Widodo hari ini mengunjungi pengungsi Sinabung, di Kabanjahe, Kabupaten Karo. Jokowi, sapaan akrabnya, disambut meriah belasan ribu warga pengungsi.

Saat diberi kesempatan beberapa menit berpidato, Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak dikalungi ulos Karo, bercerita sebenarnya sudah sejak lama ingin mengunjungi pengungsi Gunung Sinabung.

"Saya sudah lama sekali pingin ke sini, tapi tidak memungkinkan karena jabatan saya," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan warga, Karo, Berastagi, Medan, Selasa (10/2).

Jabatan yang dimaksud Jokowi adalah posisinya sebagai gubernur DKI Jakarta. Dia tak mau kunjungannya saat menjabat gubernur malah dipolitisir kelompok-kelompok tertentu.

"Nanti kalau saya ke sini nanti ada yang ngomong itu Pak Jokowi pencitraan, kan repot. Sehingga waktu ada kesempatan seperti ini, saya sudah nonaktif, saya menomorsatukan ke Tanah Karo, Sinabung, Kabanjahe," tambahnya yang kembali disambut teriakan warga menyerukan nama Jokowi.

Ke Sinabung, Jokowi kembali ditemani keluarganya. Istrinya Ny Iriana Widodo, dan putar-putrinya kompak mengenakan kemeja kotak-kotak yang sama dengan Jokowi. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sempat curhat kepada para pengungsi belum sempat tidur, setelah pulang dari acara debat capres-cawapres di Balai Sarbini, tengah malam.

"Malam hari tadi, saya debat rampung jam 11, kemudian naik pesawat ke Medan sampai jam 3, jam 6 saya ke sini. Jadi kalau melihat muka saya belum tidur memang belum tidur. Tapi masih kelihatan cerahkan," ucapnya tersenyum.
[lia]

 

0 komentar:

Posting Komentar